Cara Membaca Panduan
Konvensi istilah, aturan dasar sebelum bertransaksi, dan format jalur navigasi menu.
Ringkasan & Sasaran Modul
Pahami istilah kunci seperti Toko Aktif, Shift Kasir, DP, dan HPP serta aturan fundamental sebelum mengeksekusi transaksi.
- Glosarium istilah penting sistem APDERISv2
- 6 Aturan fundamental sebelum membuat transaksi
- Panduan format navigasi Menu > Submenu > Aksi
Alur Kerja Berurutan
Login Akun
Pastikan akun terautentikasi dan memiliki permission aktif.
Pilih Toko Aktif
Pilih cabang toko yang akan menjadi tujuan pencatatan data.
Buka Shift Kasir
Wajib membuka shift sebelum melakukan transaksi uang kas atau servis.
Eksekusi Modul
Gunakan modul sesuai urutan kerja dan simpan data dengan cermat.
1.1 Istilah Penting
Berikut adalah istilah penting yang digunakan di seluruh modul APDERISv2:
Toko Aktif
Cabang toko yang sedang dipilih oleh pengguna. Seluruh transaksi, inventaris, dan pencatatan baru akan otomatis masuk ke toko aktif ini.
Permission
Hak akses fitur dan menu. Pemilik toko atau administrator dapat mengatur permission secara spesifik per role pengguna.
Shift
Periode operasional kasir yang dibuka saat toko mulai beroperasi dan ditutup untuk merekonsiliasi kas fisik, penerimaan transfer, refund, dan transaksi kasir.
DP (Down Payment)
Uang muka yang dibayar oleh pelanggan sebelum pekerjaan servisan selesai atau saat pengambilan sebagian.
HPP / Modal
Harga Pokok Penjualan atau nilai biaya barang/sparepart yang digunakan sebagai dasar perhitungan laba kotor toko.
1.2 Aturan Umum Sebelum Menggunakan Fitur
Patuhi 6 aturan dasar berikut agar data toko tetap akurat dan tidak terjadi selisih pembukuan:
Pastikan akun Anda sudah berhasil login dan role permission sudah aktif.
Pastikan Toko Aktif yang terpilih di pojok atas sudah sesuai dengan cabang yang sedang dioperasikan.
Gunakan format angka rupiah standar tanpa simbol teks tambahan (misal: 50.000 untuk Rp50.000).
Buka Shift Kasir sebelum melakukan transaksi penjualan, penerimaan servisan, pembayaran DP, pelunasan, refund, maupun pengeluaran buku kas.
Setelah menyimpan transaksi, selalu periksa nomor nota / kode transaksi dan pastikan data muncul di tabel riwayat.
Jangan menghapus transaksi jika permasalahan dapat diselesaikan melalui pembatalan, retur, atau refund resmi sistem.
Penting: Integritas Data Keuangan
Penghapusan data transaksi yang sudah diposting ke jurnal akuntansi dapat merusak konsistensi neraca saldo. Gunakan modul pembatalan atau retur resmi.